Writen by
Mama Anime
21.36.00
-
0
Comments
POKER 99 - Seorang pelaku pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) milik bank swasta ternama di Indonesia ditangkap polisi. Dari hasil penyelidikan, pelaku mengaku sudah 12 kali membobol ATM bank swasta tersebut.
Kepala Unit IV Subdit Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Teuku Arsya mengatakan, pelaku bernama Bambang Sutrisno (29). Dia ditangkap di Graha Permata Pancoran Blok B Nomor 2 Jalan Raya Pancoran Pasar Minggu Jaksel.
"Tersangka melakukan perbuatan sebanyak 12 kali diberbagai lokasi," kata Teuku kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/9).
Modus yang digunakan tersangka guna memuluskan aksinya, kata Teuku, dengan menggunakan kartu ATM miliknya yang dimasukan ke mesin ATM setelah memasukan PIN dan jumlah nominal uang pada ATM yang di tujuannya.
"Saat uang akan keluar, exit shuter (tempat keluar uang) uang ditahan atau diganjal oleh pelaku. Kemudian, setelah mesin sudah tidak bunyi exit shuter dicongkel dengan kawat atau obeng kemudian diangkat keatas dengan ibu jari dan tangan robot ditekan ke bawah sehingga uang akan turun keluar," ujar dia.
Teuku mengatakan, tersangka pertama kali menjalankan aksinya di club house mediterania, Jakarta Utara, di SPBU MSP 3411601 meruya ilir dan Puri Indah, Jakarta Barat. Kemudian tersangka membobol ATM di international batik center dan Pasar Grosir setono, Solo.
Selanjutnya, Indomart soetta waleri, Tematik hotel, Sudirman park, Apartemen sudirman park, dibobol pelaku. Serta Apartemen sudirman park 3, ILP Pasar minggu, dan terakhir di SPBU MSP 3112805 Casablanca.
"Uang yang diambil minimal Rp. 100.000 sampai dengan Rp 2.500.000 sejak 26 Juni 2015 sampai dengan 27 Agustus 2015," kata Teuku.
Barang bukti yang disita dari tersangka berupa satu buah kartu ATM BCA, satu buah Jaket warna biru, rekaman CCTV, satu buah kawat. Serta uang tunai Rp 2.300.000 juta dan helm merk NHK. Guna penyelidikan lebih dalam tersangka beserta barang bukti di bawa ke Polda Metro Jaya.




Tidak ada komentar
Posting Komentar