Writen by
Mama Anime
04.36.00
-
0
Comments
POKER 99 - Badan SAR Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, merilis lima nelayan Pulau Sebatik dilaporkan hilang karena tersesat di laut lepas akibat kabut asap pekat.
"Nelayan tersebut tidak melihat jalan pulang karena kabut asap dengan jarak pandang yang cukup dekat sehingga tersesat di tengah lautan lepas," ungkap Kepala Basarnas Kabupaten Nunukan, Octavianto di Nunukan, Rabu (23/9).
Dia mengungkapkan pengakuan dari kelima nelayan ini telah memutuskan pulang dengan tujuan Tanjung Aru Kecamatan Sebatik pada sore harinya Selasa (22/9). Namun, dalam perjalanan pulang kabut asap semakin pekat yang menyebabkan kedua perahu yang membawa kelima nelayan itu tidak saling melihat lagi.
Akibat kondisi itu, memutuskan untuk mematikan mesin perahu dan membiarkan diri terombang-ambing di laut lepas agar tidak kehabisan BBM (bahan bakar minyak), terang dia sembari menyatakan, dua nelayan yang terakhir ditemukan yakni Syamsuddin dan Asri ini sekitar pukul 14.00 WITA mengaku tersesat dan tidak bisa pulang akibat kabut asap dengan jarak pandang kurang dari dua meter.
Octavianto kembali mengatakan, kelima nelayan dengan menggunakan dua perahu mini trawl ini sempat terpisah akibat tidak dapat saling melihat keberadaannya sehingga tiga nelayan yakni Rudi (41), Jufri (27) dan Hariyanto (24) berhasil ditemukan sekitar Rabu (23/9) pukul 02.00 WITA dini hari oleh nelayan lainnya yang langsung melakukan pencarian setelah diketahui tidak kembali ke rumahnya.
Kepala Basarnas Kabupaten Nunukan ini mengutarakan, Syamsuddin (23) dan Asri (29) yang terakhir ditemukan yakni sekitar pukul 14.00 WITA itu mengaku tidak dapat melihat Pulau Sebatik pada malam hari hingga siang hari karena tertutup kabut asap.
Kedua nelayan ini mengatakan baru mengetahui jalur untuk pulang ke Pulau Sebatik setelah ada cahaya matahari pada siang harinya. "Jadi kelima nelayan ini sudah berada di rumah masing-masing di Desa Balansiku," ujar dia seperti dikutip Antara.




Tidak ada komentar
Posting Komentar