Writen by
Mama Anime
09.37.00
-
0
Comments
Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan ikut menyoroti persoalan ini. Menurutnya, harus ada tindakan pemerintah untuk perbaikan seluruh indikator menyangkut masyarakat.
"Kita harus ada perbaikan di seluruh indikator yang menyangkut hal dasar. Industrialisasi di Indonesia saja belum besar sudah peringkat 8, bagaimana kalau industrinya besar," ujar Daniel.
Dia mengingatkan pola perilaku kesadaran dalam pengolahan lingkungan harus lebih ditingkatkan. Menjaga kualitas udara dinilainya belum menjadi perhatian utama.
"Ini parah amat kalau datanya seperti itu. Pengolahan lingkungan yang buruk terutama di kota-kota besar. Itu utamanya yang jadi perhatian," sebut politisi PKB itu.
Selain pengolahan lingkungan, masalah emisi kendaraan juga disinggungnya. Dengan market yang besar, pengawasan emisi kendaraan di Indonesia masih lemah sehingga menjadi penyebab polusi utama.
"Penguatan aturan harus diterapkan. Ini juga untuk kebaikan Indonesia agar bisa menjaga kualitas kesehatan lingkungan," tuturnya.
Sebelumnya, Bloomberg dalam laporannya menyatakan angka kematian akibat polusi udara sudah tinggi dan cenderung meningkat. Pada 2010, sekitar 3,3 juta orang di seluruh dunia meninggal hanya karena menghirup debu-debu kecil yang berterbangan di udara. Diperkirakan jumlah ini akan berlipat ganda pada 2050. Hal ini diketahui dari beberapa studi tentang polusi ruang udara terbuka dan penyebabnya.
Amerika Serikat, yang telah menutup pembangkit listrik tenaga batubara bahkan belum bisa dikatakan aman dari polusi udara. Dari 15 negara yang paling tercemar polusi udara, AS berada di urutan nomor tujuh.
"Hal seperti ini seharusnya menjadi tanda bahaya untuk lembaga kesehatan di seluruh dunia," tulis Michael Jerrett, profesor kesehatan lingkungan dari University of California, Los Angeles (UCLA) lewat penelitian jurnal Nature seperti dikutip dari Bloomberg pada Sabtu (26/9/2015).
Berikut adalah daftar 15 negara dengan tingkat polusi paling mematikan berdasarkan laporan Bloomberg:
1. China
2. India
3. Pakistan
4. Bangladesh
5. Nigeria
6. Rusia
7. Amerika Serikat
8. Indonesia
9. Ukraina
10. Vietnam
11. Mesir
12. Jerman
13. Turki
14. Iran
15. Jepang




Tidak ada komentar
Posting Komentar