Writen by
Mama Anime
00.14.00
-
0
Comments
POKER 99 - Lantaran gagal melakukan kejahatan di luar negeri, Muslimin (45) dan Erwin (33) akhirnya beraksi di daerah sendiri. Namun, keduanya digebuki massa usai terpergok menggembosi ban mobil buat mengambil uang seorang nasabah bank sebesar Rp 60 juta.
Peristiwa itu terjadi saat kedua pelaku yang tinggal bertetangga di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, Palembang, beraksi di Jalan Tanjung Sari I, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Selasa (10/11) siang.
Sebelum beraksi, kedua pelaku sudah mengincar korban, Hendra (32). Mereka mengetahui korban membawa uang banyak buat disetorkan ke bank. Kemudian, kedua pelaku memepet dan melemparkan ranjau paku ke bagian roda mobil yang dikendarai korban hingga bocor.
Melihat ban sebelah kiri bocor, korban turun dari mobil bermaksud menggantinya. Sayang, korban lupa mengunci pintu mobilnya. Saat korban sibuk membereskan ban yang bocor, kedua pelaku leluasa mengambil tas dari dalam mobilnya. Beruntung, ada warga yang melihat dan berteriak.
Kedua pelaku kabur ke arah perkampungan warga menggunakan sepeda motor. Ternyata, jalan yang dituju buntu sehingga warga berhasil menangkap keduanya. Kedua pelaku nyaris tewas digebuki massa.
Kepada petugas, salah satu pelaku, Muslimin, mengaku sebelumnya dia merantau ke Jakarta buat melakukan kejahatan. Di Jakarta, dia pernah dipenjara dalam kasus sama.
Keluar dari penjara, Muslimin pergi ke Serawak, Malaysia, dengan tujuan mencari uang dari hasil kejahatan. Namun, di negeri tetangga itu usahanya gagal, dan dia pulang ke Palembang dengan tujuan sama.
"Dulunya di Jakarta sama Malaysia. Sudah belasan kali, tapi waktu di Malaysia selalu gagal, makanya pulang ke Palembang lagi," kata Muslimin di Mapolsek Kalidoni Palembang, Selasa (10/11).
Dikatakan Muslimin, dia melakukan kejahatan aksi gembos ban dan mengambil tas korban itu buat ongkos berangkat ke Jakarta. Sebab, dia ingin mengulangi kesuksesan berbuat kejahatan di ibukota.
"Kalo di Jakarta enak, berhasil terus, walaupun pernah tertangkap. Makanya, saya beraksi di sini buat ongkos ke Jakarta," ucap Muslimin.
Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Rachmat S Pakpahan mengatakan, kedua tersangka berhasil diamankan petugas setelah aksinya tepergok warga dan sempat dipukuli.
"Benar tersangka Muslimin ini pernah beraksi di Malaysia dan Jakarta. Keterangannya, dia beraksi di Palembang buat ongkos ke Jakarta," kata Rachmat.




Tidak ada komentar
Posting Komentar