Writen by
Mama Anime
10.43.00
-
0
Comments
Ekonom dan Komisaris Independen Bank Central Asia Cyrillus Harinowo menuturkan, biaya distribusi barang per kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Sorong saat ini justru lebih mahal dibandingkan dengan biaya pengiriman barang menuju Hongkong. Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat segera menyelesaikan program pembangunan tol laut guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Kita butuh biaya USD2.000 dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Sorong. Bandingkan dengan ke Hongkong cuma butuh USD1.800," ujar Harinowo pada pewarta di Kuningan, semalam.
Dengan adanya program tol laut, pengusaha diperkirakan akan dapat menghemat biaya distribusi hingga 75 persen atau setara dengan USD 500 apabila proses pembangunan pelabuhan besar hingga Sorong selesai dilaksanakan.
"Dengan adanya tol laut menuju Sorong kita akan drop USD400 hingga USD500," tuturnya kepada 99 Domino.
Untuk diketahui Pelabuhan Sorong merupakan salah satu prioritas pembangunan tol laut di daerah Indonesia Timur. Pemerintah menargetkan pelabuhan ini akan selesai dibangun pada 2018 mendatang dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.




Tidak ada komentar
Posting Komentar