Latest News

Rabu, 09 Desember 2015

Inilah Rudal Udara Mutakhir Generasi Terbaru Milik Rusia


Poker 99 - Setelah memiliki sistem pertahanan udara canggih, yakni rudal S-300 dan S-400, Pemerintah Rusia dilaporkan masih terus berupaya untuk mengembangkan sistem pertahanan udara mutakhir lainnya, yang digadang-gadang dapat menjadi penerus S-300 & S-400.

Salah seorang pejabat Angkatan Militer Rusia, Letnan Jenderal Viktor Bondarev melaporkan, perusahaan pengembang rudal S-500, Almaz Antei, saat ini memprediksi bahwa rudal mutakhir generasi terbaru yang akan menjadi andalan militer Rusia itu akan dioperasikan mulai 2016.

99 Domino Poker - Situs Judi Poker

“Pengembangan sistem pertahanan udara generasi baru Rusia ini tampaknya akan membutuhkan banyak pihak, selain perusahaan pengembangnya sendiri, yaitu Almaz Antei,” ujar Jenderal Bondarev, sebagaimana diwartakan 99 Domino, Rabu (9/12/2015).

“Sistem pertahanan udara S-500 nantinya akan disematkan sistem pengoperasian pintar yang dapat membuatnya menganalisa situasi udara ketika banyak jet tempur dan lingkungan radar. Sistem pengoperasian pintar itu juga dapat membuat S-500 cepat mengambil keputusan dalam mencegat rudal-rudal dari jet tempur,” sambungnya.

Bondarev menambahkan, sistem pertahanan udara S-500 merupakan versi lanjutan dari S-400 yang komponennya dirancang khusus untuk mencegat rudal-rudal balistik pada ketinggian mencapai 200 kilometer.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Yury Borisov mengatakan, sistem pertahanan udara S-500 dilaporkan dapat meluncurkan rudal yang lebih banyak dari pendahulunya, yaitu S-300 dan S-400.

“Sistem pertahanan udara S-500 dikabarkan akan dapat meluncurkan 10 rudal dalam sekali tembak, dengan kecepatan hingga 4,3 mil/detik untuk mencapai target. Sistem pertahanan udara S-500 nantinya dicanangkan akan menandingi Rudal Patriot RAS3 milik Amerika Serikat (AS),” ucap Borisov.

Sebagaimana diberitakan, saat ini Pemerintah Rusia telah memiliki sistem pertahanan udara mutakhir, yakni rudal S-300 dan S-400. Kedua rudal itu diyakini sebagai salah satu senjata pertahanan udara paling ampuh di dunia.

Pemerintah Rusia dilaporkan sudah mulai menjual rudal S-300 mereka ke negara luar. Salah satu peminat seriusnya adalah Iran.

Sebelumnya, Rusia sebenarnya telah menyepakati kontrak untuk menjual rudal S-300 ke Iran pada 2007. Namun, kontrak itu ditangguhkan selama tiga tahun karena AS dan Israel menyatakan keberatan. Presiden Putin pada Senin 13 April 2015 dilaporkan telah mencabut larangan tersebut, dan memutuskan untuk mengirim rudal S-300 ke Iran.
« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar