Writen by
Mama Anime
14.53.00
-
0
Comments
Fenomena tersebut membuat Batu Tara menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Gunung yang berada di tengah Laut Flores ini selalu mengalirkan lava layaknya saat meletus pada umumnya. Namun aliran lava ini akan langsung mengalir ke laut.
“Gunung ini hampir sama seperti Krakatau. Tapi setiap 20 menit meletus dan bisa menonton, bukan kita lari,” terang Bupati Lembata kepada 99 Domino Poker.
Namun untuk menyaksikan fenomena meletusnya gunung ini, wisatawan bisa melihatnya dari kapal dengan jarak yang aman. Eliaser mengatakan, jarak aman dari Batu Tara sekira 50 meter.
Sementara itu, travel blogger Marischka Prudence mengatakan, waktu paling tepat untuk menyaksikan Batu Tara saat malam hari atau pagi sebelum matahari terbit. Pasalnya, dengan kondisi yang gelap, wisatawan bisa melihat keindahan letusan Batu Tara dengan lebih jelas.
“Untuk ke sana bisa dua sampai tiga jam naik kapal. Kalau ingin lihat dengan jelas, harus lihat saat langit gelap,” tutupnya.




Tidak ada komentar
Posting Komentar