Writen by
Mama Anime
21.10.00
-
0
Comments
Warga tak berani utk mendekati serta cuma berdiri dipinggiran jalan lihat sosok mayat dengan keadaan yang telah terbujur kaku serta leher terperangkap tali nilon serta ke-2 kaki beranjak tanah parit, sangkaan sesaat gantung diri di bawah jembatan parit busuk Gang buntu.
Menurut info dari Abang kandung korban, Hendro (36), sampai kini korban, Joni (33) anak kelima dari enam bersaudara, belum berkeluarga, korban umum di panggil rekannya dengan sebutan JonJon, tinggal bersamanya sepanjang 5 th. dirumah Jalan Ar. Hakim Gang Bakung, kelurahan tegal sari 1, Medan.
Korban sejak mendiang ayahnya wafat, hidupnya jadi tak karuan serta luntang lantung, seringkali nongkrong di rumah susun sekitarnya, kerjanya mocok-mocok, bila diminta bantu-bantu kerja baru mampu duit serta tidurnya tak menetap, terkadang pulang kerumah terkadang tak, tutur Hendro.
Korban dahulu pernah di tangkap polisi lantaran didapati bermain jackpot (Judi) serta sukai ngeLem serta bila tiap-tiap malam senantiasa menolong ngeronda memonitor keamanan perumahan warga Gang Bakung sekitarnya serta seringkali tidur di pos warkop gang bakung. Sampai kini korban tak ada sinyal tanda memiliki musuh, ujar Hendro.
Peluang korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran fikirannya terbebani dari peristiwa sejak ada pencurian mangga dirumah satu diantara warga itu serta korban memahami tersangka pencuri mangga yang juga merupakan warga Gang bakung, hingga warga di sana tak suka lantaran ada warganya dituduh mengambil mangga, tutupnya.
Keluarga Korban menampik jenasah di bawa kerumah sakit pringadi untuk diautopsi oleh Polsek Medan Ruang serta bakal dibawa segera kerumah duka jalan Bakaran Batu, Medan. Abang kandung korban berbarengan Kepling Medan Denai (juga sebagai saksi) di bawa ke Polsek Medan Ruang 1 untuk bikin surat pernyataan. Di badan Korban tak diketemukan sinyal tanda ada kekerasan fisik sesudah di check oleh Polisi di TKP.





Tidak ada komentar
Posting Komentar