Writen by
Mama Anime
02.31.00
-
0
Comments
99 DOmino Poker -Tindakan premanisme di lokasi hukum Polres Binjai, masih tetap kerab berlangsung. Kesempatan ini tiga warga Dusun Cinta Dapat Gang Kenanga, Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Langkat, Sumatera Utara jadi korbannya.
Ketiganya dianiaya serta disiksa oleh banyak preman, saat sebelum diserahkan ke Sat Reskrim Polres Binjai.
Dikisahkan Sakini (30), istri Joko (24), diantara satu korban yang dianiaya banyak preman, menyebutkan, dia lihat suaminya dipukuli serta ditendangi, sesudah tempat tinggal mereka diketuk belasan preman serta orang-orang.
" Sesudah suami saya keluar dari tempat tinggal, beberapa orang di depan tempat tinggal kami udah ngumpul. Namun, yang memukulin serta menendangi suami saya, cuma Agus serta Bandot, " tutur Sakini.
Dengan ditemani kerabatnya, Sakini dibantu warga seputar udah meminta pada banyak preman, tidak untuk memukuli Joko. Tetapi, banyak preman tadi tdk mengacuhkan keinginan orang-orang.
" Bahkan juga, suami saya dibanting hingga terjatuh ke sepeda motor, " sebutnya.
Saat sebelum memukuli Joko, rupanya banyak preman ini, juga udah menculik Robby, yang masih tetap saudara dengan Joko. Bahkan juga, Robby segera ditarik banyak preman, meski dihalangi orangtuanya.
" Saya simak sendiri, anak saya ditarik oleh Joko, satu diantara preman dari tempat tinggal saya serta segera dibawa untuk ke tempat tinggal Andi, " kata ibu kandung Robby, Wagiyem.
Sukses menghimpun Joko, Robby serta Andi, mereka segera dibawa ke suatu komplek tempat tinggal seperti diantara satu organisasi kepemudaan di Gang Tanjung, Asrama, Kecamatan Selesai, Langkat.
" Kami ikutin mereka membawa suami saya. Saya juga udah meminta tolong supaya menjumpai suami saya, namun semua preman ini melarang kami, " terang Sakini.
Bahkan juga, lebih kurang sepanjang lima jam ada di markas itu, selanjutnya anggota Sat Reskrim Polres Binjai tiba di tempat serta masuk ke markas ini. " Mungkin mereka menghubungi polisi, maka dari itu polisi datang, " sambungnya.
Bahkan juga, sesudah keluar dari markas ini, ketiga warga yang disiksa preman, udah kelihatan babak belur. " Suami saya (Joko) luka-luka di berwajah. Babak belur dipukuli. Andi serta Robby juga memar di berwajah. Kami mengira, bila suami serta kerabat saya dipukuli didalam markas itu, " imbuhnya.
Sesudah mereka dibawa ke Mapolres Binjai, Sakini serta Wagiyem dan orang-tua Andi juga mendatangi Polres Binjai. Mereka punya niat dapat melaporkan persoalan penganiayaan serta pengeroyokan yang dijalankan oknum preman itu.
" Kami pengen melaporkan persoalan penganiayaan itu. Kami tdk terima, suami serta saudara kami diperlakukan seperti binatang. Bila benar-benar mereka mengambil ikan lele, silakan panggil polisi, saya bakalan tidak menghambat, " pungkas Sakini.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Bambang Harianto yang dilakukan konfirmasi mengakui masih tetap lakukan pengecekan atas persoalan pencurian ikan lele yang dituduhkan pada pelaku.
" Untuk persoalan dipukuli preman, saya belum sanggup yakinkan preman atau lain sebagainya. Kami masih tetap selidiki dahulu persoalan pencurian, " sebut Bambang.




Tidak ada komentar
Posting Komentar