Writen by
Mama Anime
00.39.00
-
0
Comments
Situs Judi Poker - Peneliti di kota Bolzano Utara, Italia bekerja untuk menciptakan suara pria usia 5.300 tahun. Ialah Otzi si Manusia Es, mumi tertua yang pernah ditemukan. Selama 25 tahun terakhir, tubuhnya yang telah dimumifikasi diyakini menjadi jendela awal sejarah manusia.
Jenazahnya merupakan harta karun berupa informasi tentang kehidupan di wilayah Alpine (Austria, Jerman, Perancis, Italia, Liechtenstein, Monako, Slovenia, dan Swiss) sekira lebih dari lima ribu tahun lalu. Selain itu penelitian ini juga akan mengungkapkan rincian kehidupan Otzi dan kematian kekerasan.
"Dalam satu tahun kita harus bisa memberikan Otzi suara, atau setidaknya menciptakan pendekatan terbaik dari suaranya," kata Francesco Avanzini, koordinator penelitian spesialis THT Rumah Sakit San Maurizio,
Proyek penelitian ini merupakan percobaan pertama yang pernah dilakukan pada mumi. Avanzini dan rekan-rekannya telah menggunakan CT Scan untuk membuat model saluran vokal Otzi, termasuk pita suara dan mulutnya. Para peneliti di Dewan Riset Nasional di Padua, Italia akan menggunakan model ini serta software khusus untuk menciptakan suara Manusia Es ini.
"Tentu saja kita tidak tahu bahasa apa yang digunakan pada lima ribu tahun lalu, tapi kita harus bisa menciptakan timbre vokalnya terdengar dan saya harap bahkan membuat simulasi konsonan," kata Avanzini.
Avanzini menjelaskan peneliti menghadapi beberapa masalah dalam pekerjaan yang melibatkan mumi usia 5.300 tahun yang diawetkan dalam kondisi khusus tersebut. Mereka harus membuat beberapa asumsi tentang jaringan lunak tubuh yang mempengaruhi suara manusia, misalnya.
"Masalah besar lain adalah posisi lengan yang menutupi tenggorokannya dan tulang hyoid yang juga terkilir. Posisi lengan ini berada pada posisi terburuk untuk proyek kami."
Meskipun begitu, peneliti tetap optimis untuk mendapatkan hasil pertama yang diharapkan akan datang dalam beberapa bulan ke depan, dan dalam satu tahun peneliti berharap Otzi sudah dapat mengeluarkan suara.
"Kami ingin membuat berkas digital, sehingga pengunjung di museum dapat mendengar suara Manusia Es ini," kata Avanzini.




Tidak ada komentar
Posting Komentar