Latest News

Selasa, 19 April 2016

Rebutan Penumpang, Sopir Angkot Saling Serang


Situs Judi Poker -Diduga karena rebutan penumpang, Jamaluddin Sihombing (35) yang merupakan warga Jalan Bakaran Batu, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, terbirit-birit mengendarai angkot KPUM 07 BK 1696 GM hingga masuk ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Informasi yang diterima,Jamaluddin terpaksa membawa enam penumpangnya karena takut dikejar dua sopir angkot 07 yang menjadi saingannya.


Akibat perseteruan di jalanan itu, kaca samping angkot Jamaluddin Sihombing mengalami pecah. Bahkan, salah seorang penumpang sempat pingsan karena ketakutan.

"Tolong kami, pak. Angkot yang kami kendarai dikejar dua orang yang juga mengendarai angkot KPUM 07. Kami ketakutan, sopir yang bawa kami ke sini (Mapolsek Percut Sei Tuan) juga ketakutan karena mau dibunuh mereka (pelaku)," teriak Fitri (19) bersama ibunya Nafsiah (52) bersama penumpang lain, di Mapolsek Percut Sei Tuan.


Dari penuturan keenam penumpang yang semuanya adalah perempuan, diketahui sopir angkot 07 yang mereka tumpangi yakni Jamaluddin Sihombing terlihat cekcok dengan seorang sopir angkot 07 lainnya.

"Saya dan ibu saya naik dari Amplas. Si sana sudah kami lihat korban (Jamaluddin) ribut dengan sopir angkot 07 lain. Enggak tahu kami asal mulanya. Padahal, angkot yang mengejar kami tadi juga berpenumpang. Kurasa masalah rebutan penumpang, tapi korban membiarkannya saja dan kami terus melaju," ungkap Fitri yang mengaku tinggal di Jalan Pasar 7, Tembung.


Berdasarkan informasi, kedua mobil angkot yang sama-sama trayek Amplas-Pasar Delapan Tembung tersebut terlibat saling kejar di sepanjang jalan hingga menuju Jalan Mandailing, tepatnya di Simpang Sejati, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara. Di situ, angkot yang dikendarai Jamaluddin disalip angkot yang mengejarnya.

Dengan beringas, seorang pelaku turun dari angkotnya dan langsung menyerang Jamaluddin menggunakan besi. Kaca pintu angkot korban pun pecah setelah dipukul menggunakan besi yang sengaja dipersiapkan pelaku.

Sementara Jamaluddin Sihombing menyatakan kenal dengan dua sopir angkot 07 yang mengejar dan mengancam keselamatan nyawanya itu. Namun, ia tak mengetahui nama kedua pelaku lantaran merupakan sopir cadangan yang baru sekira dua minggu membawa angkot tersebut.

"Saya kenal dngan kedua pelaku bang, tapi enggak tahu namanya. Soalnya mereka baru sekira dua minggu jadi sopir serep di situ," kata Jamaluddin.

Ia melanjutkan, permasalahan antara dirinya dengan pelaku diduga lantaran kedua pelaku tak senang dengan korban yang memuat penumpang dengan jumlah lebih banyak dan berdekatan dengan jarak angkot korban. 

"Enggak tahu aku bang apa masalahnya. Kurasa karena enggak senang aku ngambil penumpang," ujar Jamaluddin.

Polisi yang berjaga di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Percut Sei Tuan lantas mendata para penumpang dengan tujuan diminta sebagai saksi.

Sebelum pulang, terlihat para penumpang mengumpulkan uang sebagai ongkos kepada Jamaluddin yang terlihat masih syok.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar