Writen by
Mama Anime
00.32.00
-
0
Comments
Situs Judi Poker - Kasus pencabulan dengan korban anak-anak, kembali terjadi. Kali ini dialami oleh Tiga bocah di kawasan Bengkong, Batam.
Mereka adalah Na (9), Pu (8) dan Ab (5) yang menjadi korban pencabulan oleh seorang pemuda berinisial An, Minggu (3/4/2016). Dari tiga korban tersebut, Ab adalah bocah laki-laki.
Menurut Tika, kakak kandung Na yang ditemui di kediamannya, Senin (4/4/2016) siang menuturkan, kejadian ini bermula saat Na dan Ab menemani Pu mandi di kos-kosan di depan rumah Na. Kebetulan di tempat kos tersebut ada seorang keluarga yang baru saja pindah.
Sementara pelaku adalah sopir yang membantu penghuni kos baru ini mengangkat barang dari atas mobil ke dalam rumah. Saat kejadian, pelaku kebelet buang air kecil.
Ia kemudian menumpang ke kamar kecil untuk buang air. Ia melihat Pu sedang mandi bersama dua temannya di kamar mandi tempat kos tersebut.
Entah apa yang terpikirkan oleh An, melihat para bocah itu mandi, birahinya naik. Ia kemudian mendekati Na dan memegang tangan bocah itu. Secara paksa, ia memasukkan tangan bocah itu ke dalam celana dalamnya.
"Adik saya dipaksa untuk pegang kemaluannya. Sementara dua temannya juga diraba-raba pelaku," kata Tika.
Pelaku juga memegang leher, pipi hingga perut Pu. Sementara Ab yang berdiri di dekat Pu juga tak luput dari incarannya. Tubuh Ab ditidurkan dan kedua tangan pelaku meremas-remas bagian dada Ab. Padahal Ab laki-laki.
Kasus ini terungkap setelah Na pulang kerumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada sang kakak.
"Tadi Oom itu suruh Adek pegang itunya. Kebetulan saat dia menunjuk arah kemalauan, pelaku baru saja naik ke tangga membawa barang pindahan," sebut Tka lagi.
Mendengar pengakuan bocah ini, Tika dan orangtua korban marah. Bersama beberapa warga, mereka langsung mendatangi pelaku. Pelaku tidak bisa berbohong dan langsung dihakimi warga. Setelah itu, pelaku diserahkan ke Polsek Bengkong.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Rasmen Simamora membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terkait kejadian ini.




Tidak ada komentar
Posting Komentar