Latest News

Sabtu, 28 Mei 2016

Korut Diduga Curi Uang dari Sejumlah Bank


Situs Judi Poker - Perusahaan terkemuka penyedia jasa keamanan siber, Symantec, tengah melakukan penyelidikan terhadap keterlibatan Pemerintah Korea Utara (Korut) dalam serangan ke sejumlah rekening bank dalam beberapa bulan terakhir.

Symantec menyatakan memiliki bukti bahwa kelompok peretas atau hacker yang sama berusaha mencuri uang dari sejumlah bank di beberapa negara, yakni satu di Filipina, satu di Vietnam, dan bank sentral Bangladesh.


Perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS), itu menjelaskan bahwa virus langka yang digunakan untuk meretas bank-bank tersebut sama dengan yang digunakan kepada produsen film Sony Pictures pada 2014. Washington menuduh Pyongyang sebagai pelaku utama pembajakan Sony.


Korut diyakini menyerang Sony akibat film ‘The Interview’ yang dibintangi aktor Hollywood, James Franco. Film tersebut mengisahkan tentang kehidupan di Korut beserta pemimpinnya, Kim Jong-un. Korut menganggap film itu menghina Jong-un.

Seperti dimuat BBC,Direktur Teknis Symantec Eric Chien mengatakan jika Korut terbukti berada di belakang serangan siber terhadap sejumlah bank tersebut maka ini adalah pertama kalinya sebuah negara terdeteksi mencuri uang melalui serangan dunia maya.


Pada Februari 2016, sekelompok peretas berhasil mencuri uang sebesar USD81 juta (setara Rp1,1 triliun) dari Bank Sentral Bangladesh. Menurut Symantec, pelaku merupakan kelompok yang sama dengan kelompok yang mencoba mencuri uang USD1 juta (setara Rp13,6 miliar) dari Bank Tien Phong di Vietnam dan menyerang sebuah bank di Filipina.


Sebagai tambahan, kode yang dipakai untuk meretas memiliki sejumlah kesamaan dengan virus yang digunakan kelompok bernama Lazarus. Kelompok tersebut dituduh sebagai pelaku sejumlah serangan di AS dan Korea Selatan (Korsel) termasuk serangan ke Sony Pictures Entertainment.
« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar