Writen by
Mama Anime
22.24.00
-
0
Comments
Situs Judi Poker - Mendapat panggilan wawancara kerja tentu menjadi harapan tersendiri bagi setiap job seeker. Segala persiapan untuk menunjang kesuksesan wawancara kerja pun dilakukan, seperti berlatih di depan kaca, mencari informasi perusahaan, hingga menyiapkan pakaian yang akan dikenakan.
Cara berpakaian merupakan salah satu komponen yang akan diperhatikan oleh pewawancara. Meski setiap jenis pekerjaan berbeda-beda, pilihan warna baju juga cukup menentukan. Sebagai kandidat, tentu kamu tak ingin berpakaian terlalu suram layaknya ke pemakaman atau terlalu cerah seperti kostum badut, kan?
Dilansir dari Cheat Sheet, berikut ini beberapa warna yang herndaknya dihindari saat mendatangi wawancara kerja.
1. Oranye
Meskipun suka pada warna oranye, jangan gunakan baju warna ini ketika datang ke wawancara kerja. Penulis buku Captivology: The Science of Capturing People’s Attention, Ben Parr mengungkapkan, setiap orang memiliki reaksi spontan terhadap pemandangan, suara, dan warna. Dia menegaskan, oranye memiliki korelasi terendah dengan rasa percaya diri. Sedangkan ketidakpercayaan diri merupakan hal yang harus sebisa mungkin ditutupi selama wawancara kerja.
Selain itu, berdasarkan survei dari CareerBuilder, 25 persen perusahaan mengatakan oranye merupakan warna terburuk yang dikenakan calon karyawan lantaran membuat mereka tampak tak profesional.
2. Merah
Warna cerah, seperti merah dapat menimbulkan perasaan yang sangat kuat. Namun dalam hal wawancara kerja, warna ini menimbulkan efek yang tidak positif. Hindari mengenakan warna yang mencolok, bahkan jika dilihat dari seberang ruangan. Kendati demikian, Civitelli berpendapat bahwa pewawancara bisa saja suka dengan warna merah, tetapi bisa juga sangat membencinya. Oleh sebab itu, mengenakan warna merah akan sangat berisiko.
3. Cokelat
Sebagian besar kandidat merasa bahwa cokelat adalah warna yang aman. Sebagian besar orang nyaman mengenakan pakaian warna cokelat, tetapi hal tersebut tidak berlaku pada perusahaan yang ritme kerjanya serba cepat. Pasalnya, pewawancara dapat mengasumsikan bahwa kamu resisten terhadap perubahan dan hanya akan melakukan cara-cara yang biasa dilakukan.




Tidak ada komentar
Posting Komentar