Writen by
Mama Anime
15.31.00
-
0
Comments
Situs Judi Poker -Sesosok mayat perempuan ditemukan di Apartemen Bellezza, Permata Hijau, Jalan Letjen Suprapto, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (29/6) lalu sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat ditemukan mayat perempuan itu dibungkus plastik warna hitam dan gordyn warna krem. Mayat disimpan di depan wastafel di dalam kamar mandi unit Apartemen Belezza lantai 23A LV 6.
Mayat tersebut pertama kali oleh pembantu unit apartemen tersebut bernama Isroji. Saat itu Isroji diperintahkan oleh pegawai pemilik unit apartemen bernama Yuli untuk bersih-bersih di apartemen tersebut.
Ketika saksi membuka pintu unit tersebut langsung tercium bau busuk, dan langsung mencari asal bau itu. Ternyata bau busuk tersebut berasal dari kamar mandi yang di dalamnya ditemukan mayat.
Dari keterangan saksi, apartemen milik Yulius Sakur tersebut sudah lama tidak ditinggali. Pada awal bulan Mei 2016 saksi juga datang ke apartemen tersebut untuk melakukan bersih-bersih namun tidak terjadi apa-apa.
Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi mayat tersebut. Mayat nahas itu bernama Jeni Nurjanah (25).
Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya bisa menguak pembunuhan tersebut. Seorang pria yang diduga pelaku berhasil ditangkap jajaran kepolisian. Pria tersebut bernama Ferdianto (23) yang bekerja sebagai petugas keamanan apartemen.
99 Domino -Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, Ferdianto atau akrab disapa Pepi ditangkap saat tengah bersembunyi di Ciamis, Jawa Barat.
"Motivasinya sakit hati, hasil pemeriksaan sementara, bukan penganiayaan yang menyebabkan kematian. Dia melakukannya secara sadar," katanya di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu (3/7).
Ade menjelaskan, pembunuhan keji ini berlatar belakang pernyataan Jeni yang menyinggung Pepi. Padahal keduanya tengah menjalin asmara secara terlarang.
"Hubungannya (keduanya) ada hubungan khusus, ada hubungan asmara. Sakit hatinya ada perkataan yang menyinggung perasaan. Padahal pelaku sudah berkeluarga, istrinya di Lampung dia kerja di sini ngekos, dan korban juga sudah berkeluarga," tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kejadian pembunuhan bermula saat korban dan pelaku janjian untuk bertemu di tangga darurat lantai 30. Saat keduanya bertemu, terjadi cekcok mulut.
"Dikarenakan sudah dua kali (korban) menghina istri pelaku dengan mengatakan bahwa istri pelaku cacat dan karena itulah mau selingkuh dengan korban," kata Kapolres.
Karena tidak terima, pelaku mencekik leher pembantu rumah tangga tersebut hingga tewas. Kemudian jenazah korban diseret melalui tangga darurat ke lantai 23.
"Korban di masukan ke dalam apartemen 23A LV 6 melalui pintu belakang apartemen di mana pelaku telah mempunyai kunci akses ke apartemen TKP," jelasnya.
Masih belum yakin, pelaku kembali melilit leher korban dengan menggunakan tali ikat gorden yang diambil dari kamar tersebut untuk memastikan korban sudah mati. Setelah itu, Pepi memasukkan Jeni ke dalam plastik hitam yang didapatnya dari tong sampah.
"Setelah itu korban ditaruh pelaku di bawah wastafel kamar mandi TKP dan plastik tersebut ditutupi oleh gorden putih," tutupnya.




Tidak ada komentar
Posting Komentar