Writen by
Mama Anime
11.15.00
-
0
Comments
Situs Judi Poker -Banyak pihak yang meminta agar pemerkosa Yuyun dihukum kebiri, bahkan dieksekusi mati. Namun, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait berpendapat Indonesia saat ini belum punya undang-undang (UU) untuk mewujudkan hukuman keras tersebut.
"Banyak reaksi dihukum kebiri, dihukum rajam, tapi ini sayang di Indonesia enggak ada itu hukumannnya," ujar Arist dalam sebuah diskusi Polemik Radio Sindotrijaya Network di Resto Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta.
Arist menyesalkan rencana pembuatan hukum kebiri ditentang oleh banyak pihak. Menurutnya, pihak yang kontra atas penerapan hukuman ini tidak prihatin terhadap keselamatan anak Indonesia.
Dari adanya kasus Yuyun, lanjut Arist, pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama tentang maraknya kasus kejahatan seksual.
"Sosialisasi kurang, dan kita juga belum membangun jika itu kasus kejahatan seksual, bukan kejahatan cabul, tapi ini sudah masuk ke kejahatan kemanusiaan, dan harus ada perang kepada masyarakat, masyarakat jangan membiarkan," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Yuyun yang merupakan siswi SMP di Desa Padang Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, diperkosa 14 pemuda ketika pulang dari sekolah.
Jenazah Yuyun ditemukan membusuk di dalam jurang pada 4 April 2016 dan nyaris tanpa busana dengan kaki serta tangan terikat.
Beberapa hari setelah penemuan jenazah, Kepolisian Resor Rejang Lebong manangkap 12 pemuda yang diduga bertanggung jawab atas tewasnya Yuyun.
Dari 12 tersangka tersebut, tujuh diketahui berusia di bawah 17 tahun. Berkas kasus tersebut saat ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Curup.




Tidak ada komentar
Posting Komentar