Latest News

Rabu, 01 Juni 2016

Lindungi Wisata Dolpin dan Snorkeling, Ini Sanksi Perusak Terumbu Karang


Situs Judi Poker -Masyarakat yang merusak terumbu karang diwilayah Kalibukbuk, Lovina, Kota Singaraja, diancam dengan sanksi tegas. Mereka yang menjadi nelayan tidak diperkenankan melaut selama satu bulan.


“Di paruman dan awig-awig sudah kami tegaskan kalau ada warga melanggar aturan atau ketahuan merusak terumbu karang itu sama dengan mereka bunuh diri karena income (penghasilan) mereka dari sana. Kami sudah menekankan sanksi pararem dalam awig-awig Desa Kalibukbuk, satu bulan tidak boleh melaut berdasarkan hasil pertemuan bersama kelompok nelayan,” papar Perbekel Kalibukbuk Ketut Suka, dikutip dari Balipost.


Selama ini, ekonomi Desa Kalibukbuk dibantu melalui keberadaan pariwisata di Pantai Lovina, wisata dolpin dan snorkeling. Bahkan anak-anak dari dulunya kebanyakan berhenti bersekolah melalui perkembangan pariwisata mulai memperoleh pendidikan layak.

“Sekarang berkat adanya wisata snorkeling terumbu karang dan dolpin anak-anak nelayan wisata bisa bersekolah sampai ke jenjang perguruan tinggi. Ini harus dirawat bersama-sama tidak untuk dirusak. Kepentingan desa hanya itu (rawat terumbu karang-red) supaya masyarakat sejahtera dan aman setiap mengantarkan tamu. Soal penghasilkan merupakan hak masing-masing nelayan wisata,” imbuhnya.


Sementara menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna, MM, sejumlah spot terumbu karang dimiliki Buleleng berada di wilayah pesisir Lovina, Pemuteran, Tejakula, dan lainnya berpeluang sebagai wisata menyelam bawah laut.

“Kami melihat kondisi terumbu karang di sekitar Lovina cukup menarik dan bagus. Bahkan ikan hias banyak terlihat di sekitar terumbu karang. Kami meminta rekan kami di Diskanla Buleleng supaya ikut menjaga dan mengembangkan potensi ikan hias dan supaya masyarakat jangan ada mengambil ikan hias,” katanya.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar