Writen by
Mama Anime
23.15.00
-
0
Comments
Jika sekilas terlihat ember-ember tersebut berisikan cat atau semen. Namun jangan salah di dalam ember terdapat ratusan otak-otak manusia dari
para donatur yang baru saja meninggal dan memutuskan mendonorkan otak mereka untuk dijadikan bahan penelitian.
Ruangan penyimpanan ini dipenuhi dengan aroma bau busuk dari bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan otak.
Bank penyimpanan otak ini terletak di Universitas Imperial College London. Universitas ini menjadi bank otak terbesar di Inggris saat ini yang didanai oleh lembaga Parkinson Inddris dan Muliple Sclerosis Society Inggris.
Sementara itu para penggalang dana atau donatur mengharapkan suatu hari organ otak tersebut dapat memberikan manfaat penting bagi perkembangan ilmu kesehatan.
Ketika seseorang mendonasikan otak ke bank ini, nantinya setengah bagian otak akan dibekukan dan bagian lainnya akan dicampur bahan kimia untuk diawetkan.
Bagian otak yang dibekukan tersebut diiris dan dipotong untuk mendapatkan bagian jaringan otak yang dibutuhkan untuk penelitian oleh para ilmuwan.
Seorang professor neuropathologi bernama Steve Gentlemen yang mengajar di Imperial College London telah lama melakukan penelitian menggunakan otak manusia.
Sudah menjadi rutinitas kesehariannya memotong dan mengiris organ otak dari bentuk utuh menjadi potongan kecil jaringan otak.
Ketika seseorang mendonasikan otak ke bank ini, nantinya setengah bagian otak akan dibekukan dan bagian lainnya akan dicampur bahan kimia untuk diawetkan.
Bagian otak yang dibekukan tersebut diiris dan dipotong untuk mendapatkan bagian jaringan otak yang dibutuhkan untuk penelitian oleh para ilmuwan.
Seorang professor neuropathologi bernama Steve Gentlemen yang mengajar di Imperial College London telah lama melakukan penelitian menggunakan otak manusia.
Sudah menjadi rutinitas kesehariannya memotong dan mengiris organ otak dari bentuk utuh menjadi potongan kecil jaringan otak.
Saat ditanya bagaimana tekstur otak ketika di belah menggunakan pisau, inilah penuturan sang profesor.
"Bentuknya keras, seperti buah. Rasanya seperti ketika Anda sedang membelah buah semangka," ungkap Steve.
Otak yang akan didonasikan harus segera dibawa ke laboratorium kurang dari 48 jam setelah donatur meninggal dunia.
Otak akan disimpan terlebih dahulu di dalam Tupperware sebelum diteliti.
"Otak tidak akan berfungsi jika melebihi batas waktu, sebelum kondisi jaringan otak rusak," ujar Steve. (*)






Tidak ada komentar
Posting Komentar