Latest News

Selasa, 02 Februari 2016

Upaya Deradikalisasi Harus Jadi Fokus Revisi UU Terorisme


Situs Judi Poker -Perbincangan revisi Undang-Undang Terorisme masihlah jadi bahasan. Hukum di Indonesia tidak bisa menjerat pelaku teror yg belum memperlancar tindakan teror andaikata baru berbentuk ancaman. 

 " Debat revisi UU terorisme, orang baru dapat dijerat andaikata dapat dibuktikan kerjakan tindakan, galang dana, berpartisipasi, kerjakan aksi, baru terkena pasal terorisme. Tapi apabila orang miliki memahami radikal cuma ingin ngebom, belum ngebom belum dapat dijerat, " kata Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia (UI) Hamdi Muluk. 


Hamdi mengungkap, usaha deradikalisasi yg lebih keras mesti jadi konsentrasi revisi UU Terorisme itu. Sebab penyebaran memahami radikal sekarang ini tambah mengkuatirkan dengan menyasar generasi muda bahkan juga melalui media dunia maya. 

 " Revisi UU mesti agak keras, apabila dilewatkan usaha radikalisasi di luar ramai. Anak-anak muda tidak dapat kontrol diluar. Penyebaran radikal di internet demikian ramai. Sebenarnya itu paling utama dalam revisi UU Terorisme. Saya belum baca draftnya sih. Kewajiban deradikalisasi mesti diulas, " tegas Hamdi. 


Sebagai akademisi, Hamdi menjelaskan ia berbarengan tim bikin profil beberapa pelaku teror. Dari 259, ada 70 orang napi teroris sebagai tujuan wawancara. 

 " Tim saya kerjakan profil pada tahanan teroris di semuanya tahanan. Ada 259 yg tujuan. Saya wawancara mereka, kita kasih tes eksplisit. Kita bertanya ke mereka. Baru usai 70 orang. Tujuan saya th. ini semuanya usai. Mereka anak-anak muda yg mengaatakan waktunya umat islam bergerak. Masuklah islam dengan cara kaffah menurut mereka, " tutupnya.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar